Langsung ke konten utama

Melalui Dongeng, Hayu Maca Tingkatkan Literasi dan Minat Baca Anak

Dongeng, mengenalkan literasi pada anak dengan cara yang menyenangkan.

Kenyataan Indonesia menempati urutan ke 62 dari 70 negara, atau merupakan 10 negara yang memiliki tingkat literasi rendah, berdasarkan survei yang dilakukan Programe for International Student Asssesment (PISA) pada tahun 2019, membuat kita mengurut dada. 

Mengingat besarnya jumlah penduduk Indonesia, rasanya sungguh terlalu jika literasi bangsa ini menempati urutan terendah. Bukankah, dengan kemerdekaan yang diraih dengan susah payah itu, mestinya kita sudah masuk ke jajaran negara-negara maju, setidaknya berkembang?

Kegelisahan ini pula yang menggerakkan Donny Safari, salah seorang founder Hayu Maca, serta kedua rekannya untuk membentuk sebuah gerakan literasi dari Kota Cimahi.

Donny Safari, tercatat sebagai penggerak literasi Jabar bersama Balai Bahasa Jabar

Hayu Maca bergerak dengan membuka lapak sederhana, sekaligus meramaikan ruang terbuka hijau melalui kegiatan baca tulis, serta kegiatan belajar dan bermain bersama.

Konsistensi para relawan literasi Hayu Maca, mendorong masyarakat setempat untuk turut serta dalam aktivitas ini. Baik dalam berkegiatan  seperti ikut mendongeng, berbagi ilmu atau pun mendonasikan beragam perlengkapan/fasilitas yang dibutuhkan untuk menunjang kegiatan Hayu Maca.

Dari gerakan sederhana, Hayu Maca kemudian berkembang menjadi sebuah komunitas yang memiliki badan hukum yang sah, pada tahun 2018, menjadi sebuah yayasan memiliki visi :

  • Terciptanya budaya membaca dalam keluarga
  • Menjadi partner pemerintah dalam pengembangan literasi di Kota Cimahi dan sekitarnya
  • Menjadi role model aktivitas literasi di Kota Cimahi dan sekitarnya

Seiring dengan banyaknya tenaga relawan yang bergabung di komunitas Hayu Maca, kegiatan tidak hanya terpusat di Taman Kartini, Kota Cimahi. Melainkan juga diundang ke sekolah-sekolah serta even-even akbar  yang diadakan suatu lembaga.

Kegiatan Rutin Hayu Maca

Lapak Hayu Maca

Setiap hari Minggu, Hayu Maca mengenalkan budaya literasi dan meningkatkan minat baca anak melalui kegiatan dongeng. Kita tahu, dongeng selalu berhasil membuat anak-anak tertarik untuk mendekat dan mendengarkan berbagai cerita yang diambil dari buku-buku yang sudah disediakan.

Pada kegiatan positif ini tidak saja membuat anak-anak tertarik untuk mendengar, melainkan juga menumbuhkan keberanian anak untuk ikut serta sebagai pendongeng. Ya, Hayu Maca juga melatih anak-anak untuk mengembangkan kemampuan tampil di depan umum melalui berbagai kegiatan dongeng.
Hayu Maca memberikan kesempatan kepada anak untuk tampil mendongeng.

Kegiatan ini juga terbuka untuk siapa saja yang ingin tampil menghibur anak-anak sebagai pendongeng.
Dongeng bersama Ibu Walikota Cimahi

Ummi Rinna dan Abi Iwan dari Harmoni TV turut mendongeng di Hayu Maca.

Wanci Babagi

Kegiatan rutin pekanan Hayu Maca

Kegiatan rutin pekanan ini melibatkan para profesional, seperti dokter, psikolog, penulis dan lainnya, untuk turut bergembira dengan mengajarkan anak-anak berbagai keterampilan yang bermanfaat. Seperti kegiatan menulis, ecoprinting, mengenalkan budaya lokal, matematika nalaria realistik, kreasi balon, dll.

Kerja keras para relawan ini patut diacungi jempol. Meski tak ada donatur tetap--  semoga kedepannya ada yaa-- namun tetap berupaya  maximal meningkatkan literasi dan minat baca anak.

Sayangnya, kondisi pandemi kemarin membuat kegiatan offline Hayu Maca sempat terhenti. Berbagai rencana roadshow ke sekolah-sekolah dan lokasi-lokasi yang sulit terjangkau oleh perpustakaan keliling pun urung dilaksanakan.

Meski demikian, Hayu Maca tetap bergerak secara online,  untuk menjangkau khalayak yang lebih luas. Bisa dikunjungi di Instagram Hayu Maca atau YouTube Hayu Maca Foundation.

Bedah Buku bersama TV Harmoni

Oya, sebagai gerakan literasi Hayu Maca juga memiliki kegiatan bedah buku yang diadakan setiap Selasa via online  Instagram. Teman-teman yang ingin bedah buku atau promo buku  bisa banget  memanfaatkan kegiatan ini. 

Selain aktif menggerakkan literasi di media sosial, Hayu Maca pun terbuka untuk menjalin kerjasama dengan berbagai kalangan. Baik kampus, TV maupun radio.

Perpustakaan Hayu Maca

Saat ini Hayu Maca sedang membangun perpustakaan komunitas di sekre Hayu Maca di daerah Baros,  semoga perpustakaan ini ke depan jadi salah satu opsi aktivitas literasi masyarakat Cimahi dan sekitarnya.
Perpustakaan Hayu Maca di Baros


Mirip dengan lapak minggu, perpustakaan Hayu Maca aktif mengadakan beragam kegiatan berkait literasi untuk menarik massa berkunjung dan berkegiatan di perpustakaan Hayu Maca

Info tentang Hayu Maca bisa dilihat di Instagram @hayumacaofficial dan fb: Hayu Maca

Mang Udin mendongeng di K-Lite FM

Selain memberi ruang untuk berbagi ilmu, Hayu Maca juga memberi peluang untuk para pemilik UMKM untuk mempromosikan produknya pada saat kegiatan Hayu Maca berlangsung. 

Kabar baik lainnya bagi teman-teman, terutama yang berlokasi di Cimahi, jika memiliki kepedulian dan visi yang sama, yaitu membangun masyarakat melalui literasi, silahkan mendaftar sebagai relawan.
Meski tak ada materi yang ditawarkan ---karena belum ada donatur tetap --- insya Allah, pahala amal jariyah akan tetap mengalir. Selain itu jangan lupa, pengalaman menjadi relawan akan selalu menjadi pengalaman berharga di masa mendatang.

Sukses terus tuk Hayu Maca. Semoga jerih payah ini berbuah manis.



Disclaimer : koleksi foto properti dari Hayu Maca.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Akademia LEAD by IndiHome, Solusi Untuk Anak Yang Hobi Game Online

Pentingnya pengasuhan anak agar cerdas bergame online (Foto : Pixabay) Dear Mom, pusing nggak sih melihat anak-anak nge-game online melulu? Sepertinya ini problem yang dimiliki hampir semua orang tua yang memiliki anak usia sekolah. Persoalan ini makin rumit karena pada akhir-akhir ini sistem pembelajaran jarak jauh kembali diberlakukan di beberapa wilayah. Berdalih untuk memudahkan proses belajar, anak-anak memiliki keleluasaan untuk berlama-lama menggunakan gawai. Terlebih jika tersedia jaringan internet cepat di rumah, oh, tentu membuat anak-anak senang menghabiskan waktu untuk bergame ria. Dengan catatan, hal itu terjadi jika orang tua tidak peduli dengan kegiatan anaknya selama di rumah. Beberapa waktu yang lalu, saya sempat berbincang dengan seorang teman, seorang ibu yang berprofesi sebagai   praktisi pendidikan, Lita Edia. Beliau mengatakan, bahwa kita tidak bisa menahan kemajuan teknologi yang mengubah kehidupan kita. Kita tidak bisa membalikkan zaman, tetapi kita bisa m

Faiz, Anak Down Syndrome yang Berbakat Jadi Model Cilik.

  Menjadi model dalam balutan beskap produk khas Lelaki Kecil Saya tidak pernah menyangka, Faiz, putra ke-3 Mbak Sri Rahayu akan tumbuh sehat, ceria, penuh percaya diri dan menggemaskan, seperti yang tampak dalam foto-foto yang kerap diunggah ibunya ke media sosial. Saya bahkan hampir tak percaya, ia bisa bertahan sampai sebesar ini, dan baik-baik saja. Mengingat awal kelahirannya yang penuh drama dan air mata. Riwayat kelahiran dengan jantungnya yang bocor saja sudah cukup memukul perasaan, ditambah dengan kenyataan pahit, Faiz didiagnosa Down Syndrome. Entah berapa banyak teman-teman kecil seperjuangannya yang telah berpulang. Namun, Faiz tetap bertahan. Untuk lebih lengkapnya, yuk, mengenal Faiz, model cilik lewat penuturan Sri Rahayu, Sang Bunda. Wanita berhijab ini adalah seorang penulis, blogger dan vlogger yang cukup lama berkecimpung di dunia maya.   Sosok Faiz yang rapuh di awal kelahiran (doc Bunda Faiz) Awal Kelahiran Yang Penuh Ujian Hari itu, 11 Januari 2018, hari yang tak

Cerahkan Desember Dengan Satu Klik, Bikin Semua Lebih Asyik

  Aplikasi terbaru myIndiHome, memudahkan pengguna internet (Foto : Fixabay) Desember tahun ini diawali dengan banyak peristiwa heboh yang menguras emosi dan menimbulkan kesedihan mendalam. Dari kasus bunuh diri seorang mahasiswi di samping kuburan ayahnya yang melibatkan seorang oknum polisi. Kasus yang akhirnya terungkap akibat kegaduhan netizen di media sosial. Sayangnya, keadilan tidak bisa menyelamatkan korban yang telanjur putus asa dan memilih mengakhiri hidupnya. Kesedihan di dunia maya belum sepenuhnya hilang, disusul peristiwa meletusnya gunung tertinggi di Pulau Jawa, Gunung Semeru. Terlalu mengejutkan rasanya. Tidak ada yang bisa mencegah peristiwa alam sehebat gunung meletus, hanya saja kita masih bisa berdoa, semoga erupsi gunung ini tidak terlalu banyak memakan korban jiwa, dan masyarakat bisa segera pulih dan beraktivitas seperti biasa. Tentunya ini memerlukan bantuan dan dukungan semua pihak. Selain peristiwa di atas, ada satu peristiwa yang cukup mempengaruhi