Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Curcol ala Moma

Bisnis Kuliner Online, Solusi Tepat di Masa Sulit

  Bisnis kuliner online perlu jaringan internet yang kuat (Foto : Fixabay) Tak ada yang betul-betul buruk sebetulnya dalam kehidupan ini. Bahkan pada titik terburuk pun, selalu terselip banyak hikmah dan kebaikan di dalamnya. Kita, hanya, seringkali tidak menyadarinya. Dua tahun lalu, contohnya, saat wabah Corona menerjang, kondisi keuangan keluarga kami terkoreksi besar-besaran. Kondisi itu bertambah buruk saat anak kedua saya sakit, lalu pergi untuk selamanya. Saya terpukul, pastinya. Tak ada seorang ibu pun yang sanggup ditinggal buah hati yang mendiami puncak hatinya. Anak,  sekaligus sahabat dan harapan di masa depan. Saya merasa patah hati sejadi-jadinya. Jika bisa berkubang dalam kesedihan, maka itulah yang akan saya lakukan sepanjang hari. Namun, itu sungguh tak adil bagi anak-anak yang lainnya. Bukankah mereka pun sama berharganya? Dan mereka membutuhkan ibu yang sehat dan bahagia. Mau tidak mau, saya harus menyingkirkan air mata di hadapan mereka. Sungguh, itu bukanlah

Kesalahan MPASI Berujung Drama

  Salah dalam pemberian MPASI pada anak bisa berakibat fatal Sebetulnya, ini salah satu sejarah paling memalukan bagi saya. Juga pengalaman yang merontokkan anggapan bahwa punya anak banyak berarti, paham segala hal yang berkaitan dengan tumbuh kembang anak. Termasuk soal pemberian MPASI.

Menghadapi Anak Late Bloomer, Ini Pengalamanku

  Pernah mendengar istilah Late Bloomer, Mom? Istilah ini diberikan pada anak-anak yang mengalami keterlambatan dalam proses perkembangannya. Dan, bagi kami, salah satu di antaranya adalah Syahid.

Jangan Takut Cabut Gigi di Puskesmas

  Peralatan di Poli Gigi cukup lengkap   Wacana cabut gigi ini sebetulnya sudah lama saya rencanakan, hanya saja terkendala waktu dan kesibukan, jadi tertunda terus. Pasca lebaran kemarin Arsyad mengeluhkan giginya yang goyang. Kebetulan! Ini kesempatan yang bagus. Mumpung masih libur panjang dan jarak ke Puskesmas tidak terlalu jauh dari rumah nenek. Fase mencabut gigi ini merupakan tahapan - yang mau tak mau- harus dilewati setiap anak. Suka tidak suka, mereka harus mengalami proses penggantian gigi susu menjadi gigi dewasa. Sayangnya, proses ini sering menimbulkan ketakutan dalam diri anak. Bayangan dokter gigi yang galak dan peralatan gigi yang mengerikan kerap menyiutkan nyali anak. Tidak terkecuali Arsyad. Ia membayangkan mencabut gigi akan menjadi proses yang mengerikan. Ditambah kakak-kakaknya yang usil menggoda, membuat Arsyad nyaris mempertahankan giginya yang goyang dan menunggu untuk lepas secara alami. Ohoho, tentu saja saya menolak keinginannya itu. Me

Kejadian-kejadian Unik Bersama Si Kecil : Keracunan Es Krim!

Keracunan akibat Es Krim, mungkinkah? Selalu saja ada hal-hal ajaib ketika membersamai buah hati. Berikut ini salah satu keunikan yang saya alami bersama Si Kecil, Zidna. Termasuk keracunan. Nah, Bunda, selamat membaca... Keracunan

Ketika Orang Terkasih Menjadi Penyitas Penyakit Autoimun Hipokalemia

Apa boleh buat, liburan kali ini ternyata harus kami lewati di rumah saja. Diawali dengan demam tinggi yang menyerang Arsyad, dan diakhiri dengan sakit dialami suami saya akibat kekurangan kalium yang menyebabkan tubuhnya mengalami kelumpuhan total yang bersifat sementara ( periodical paralysis ) Antara sedih dan lucu melihatnya. Bayangkan, untuk membalikkan telapak tangan saja ia memerlukan perjuangan besar. Apalagi menggaruk bagian tubuh yang terasa gatal--itu pasti menjadi sebuah kemewahan baginya. Lucu, karena biasanya upaya itu berujung pada kesia-siaan dan berakhir pada ucapan memelas : "tolong dong garukin kening sebelah kiri." Kondisi ini tidak terlalu mengejutkan bagi saya sekarang, meski tetap khawatir. Namun setidaknya pengalaman mendampingi suami yang memiliki penyakit unik membuat saya lebih tangguh daripada 7 tahun silam.

Tak Ada Kata Terlambat

      Tak ada satu pun orang tidak pernah mengalami penyesalan dalam hidupnya.  Rasa sesal selalu muncul sebagai bentuk kekecewaan kita atas keputusan-keputusan di masa lalu. Baik yang kita sadari sepenuhnya, atau pun yang tidak betul-betul kita sadari dampaknya di masa depan. Namun, bukankah tidak ada kata terlambat untuk memulai hal baru, atau memperbaiki yang sudah terlanjur terjadi? Inilah yang sedang coba saya lalukan. Tersesat cukup jauh dari dunia menulis membuat saya lalai membayar domain. Ini ternyata membuat kerepotan yang lumayan. Terlebih bagi mamak gaptek macam saya. *hela napas Kelalaian ini harus dibayar mahal dengan hilangnya blog pertama saya. Hiks. Padahal isinya sudah lumayan banyak dan bermacam-macam. Pengunjungnya pun... Ah, sudahlah...  Mari kita ambil hikmahnya. Daripada hidup dalam penyesalan yang menyesakkan dada. Hikmahnya, saya bisa memulai mengisi blog ini dengan tulisan-tulisan yang saya sukai. Memilih dan memilah tulisan dari blog lama yang bisa diangkut k