Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Bisnis Online

Puding Dekoratif Nan Memesona Mamduh Kitchen

Puding dekoratif menggunakan bunga edible (aman dikonsumsi) by Mamduh Kitchen (foto : koleksi Wendra) Sungguh benar pepatah yang berbunyi : apa yang tidak membunuhmu hanya akan membuatmu menjadi jauh lebih kuat dari sebelumnya. Meniti karir dari jenjang yang paling bawah hingga meraih karir cemerlang. Adalah Wendra Basarah, selain berkiprah sebagai manager artis di bawah bendera Wendra Management, juga menekuni bisnis kreatif dengan mengembangkan keahliannya membuat puding dekoratif. Dunia kuliner, khususnya puding dekoratif, bukanlah dunia yang asing bagi Wendra. Jauh sebelum menjadi manajer artis-artis papan atas, Wendra memulai karirnya sebagai seorang chef. (Mampir di sini ya : Wendra Basarah : Dari Ojek Payung Menjadi Manager)  dan.  Kisah Hijrah Manajer Artis ) Kerja keras dan perfecto merupakan jalan ninja Wendra Basarah. Ia tak pernah setengah-setengah saat menekuni bidang yang digelutinya. Puding dekoratif (foto : koleksi Wendra) Berbekal pengalaman belajar, baik secara formal

Bisnis Kuliner Online, Solusi Tepat di Masa Sulit

  Bisnis kuliner online perlu jaringan internet yang kuat (Foto : Fixabay) Tak ada yang betul-betul buruk sebetulnya dalam kehidupan ini. Bahkan pada titik terburuk pun, selalu terselip banyak hikmah dan kebaikan di dalamnya. Kita, hanya, seringkali tidak menyadarinya. Dua tahun lalu, contohnya, saat wabah Corona menerjang, kondisi keuangan keluarga kami terkoreksi besar-besaran. Kondisi itu bertambah buruk saat anak kedua saya sakit, lalu pergi untuk selamanya. Saya terpukul, pastinya. Tak ada seorang ibu pun yang sanggup ditinggal buah hati yang mendiami puncak hatinya. Anak,  sekaligus sahabat dan harapan di masa depan. Saya merasa patah hati sejadi-jadinya. Jika bisa berkubang dalam kesedihan, maka itulah yang akan saya lakukan sepanjang hari. Namun, itu sungguh tak adil bagi anak-anak yang lainnya. Bukankah mereka pun sama berharganya? Dan mereka membutuhkan ibu yang sehat dan bahagia. Mau tidak mau, saya harus menyingkirkan air mata di hadapan mereka. Sungguh, itu bukanlah